Dipercaya Ketuai MCCC, Dokter Corona Siap Tangani Pasien Covid-19

17 Maret 2020 13:29 WIB | dibaca 270

YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pada hari Senin (2/3) menyatakan kesiapan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah dalam menangani Covid-19. Dilansir dari website Muhammadiyah, bahwa pada hari Kamis (5/3), Muhammadiyah membentuk Tim Penanganan Covid-19 yaitu Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).

MCCC sendiri diketuai oleh dr. Corona Rintawan, spesialis emergency dari RS Muhammadiyah Lamongan yang juga merupakan Koordinator Emergency Medical Team Muhammadiyah untuk misi internasional.

Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrohman menyatakan bahwa ketua tim dipercayakan kepada dr. Corona Rintawan. “Kami percayakan penanganan virus Corona ini kepada dokter Muhammadiyah yang bernama Corona Rintawan, bukan hanya karena ada kesamaan nama, tapi beliau memang ahlinya. Spesialis Emergency dari RS Muhammadiyah Lamongan yang juga koordinator Emergency Medical Team Muhammadiyah untuk misi Internasional” jelasnya menyampaikan profil dr. Corona Rintawan.

Pembentukan tim ini merupakan tindak lajut dari penugasan kepada Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk melakukan koordinasi.  Sesuai dengan prosedur standar yang diterapkan, sebelumnya sudah dilakukan persiapan dan simulasi untuk menangani potensi wabah sepert yang dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Bantul dan beberapa RS Muhammadiyah-‘Aisyiah di berbagai kota. 

Selain itu, MCCC merilis 20 daftar RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang siap menangani pasien dengan dugaan Covid-19. RS Muhammadiyah yang disiapkan untuk tata laksana awal bila ditemukan pasien yang diduga sebagai suspect dipilih berdasarkan sebaran area kerja yang dikoordinasikan oleh MPKU Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah. Berikut daftar 20 RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tersebut,

1. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

2. RS PKU Muhammadiyah Bantul

3. RS Muhammadiyah Lamongan

4. RS Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah Pati

5. RS PKU Muhammadiyah Surakarta

6. RSI Muhammadiyah Kendal

7. RS PKU Muhammadiyah Gamping

8. RS PKU Muhammadiyah Wonosobo

9. RS PKU Muhammadiyah Gombong

10. RS PKU Muhammadiyah Roemani Semarang

11. RS Fatimah Banyuwangi

12. RS Univ Muhammadiyah Malang

13. RS Siti Khodijah Sepanjang – Sidoarjo

14. RS Muhammadiyah Palembang

15. RS Muhammadiyah Metro – Lampung

16. RS PKU Muhammadiyah Palangkaraya

17. RSI Jakarta Cempaka Putih

18. RSI Jakarta Pondok Kopi

19. RS ‘Aisyiyah Ponorogo

20. RS ‘Aisyiyah Muntilan

Langkah Cepat

Sementara itu dr. Corona Rintawan menyampaikan bahwa tim akan mengkoordinasikan berbagai program yang melibatkan potensi dan jejaring Muhammadiyah. “Mulai dari pencegahan, screening, dan tata laksana awal. Muhammadiyah akan menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki semaksimal mungkin membantu pemerintah agar wabah ini segera teratasi,” kata dr. Corona. 

Berbagai tindakan preventif yang disiapkan adalah sosialisasi dan pendampingan ke Sekolah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, termasuk prosedur untuk dosen, guru, mahasiswa dan siswa yang cukup banyak akan pulang dari penugasan atau kegiatan di luar negeri. Sosialisasi dan pendampingan ini juga meliputi tata cara penggunaan masker, penggunaan hand sannitizer, etika batuk–bersin dan deteksi dini.

Untuk program ke sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat akan dikoordinasikan sebagai program bersama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah, Majelis Diktilitbang, LAZISMU, Aisyiyah, IPM, IMM dan semua organisasi kader lainnya.

Sumber: muhammadiyah.or.id