Dakwah Advokasi: ‘Aisyiyah Datangkan Komisi IX DPR RI

07 Desember 2012 18:21 WIB | dibaca 918

 

Kamis, (22/11). Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah gelar diskusi terbatas mengenai isu-isu di komisi IX. Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari program pelatihan kepemimpinan untuk pemantauan anggaran Jampersal dan KB tersebut mendatangkan anggota DPR RI, Mardiana Indraswati. “Bagi ‘Aisyiyah, dakwah advokasi merupakan upaya strategis untuk mengatasi problem keumatan sekarang.” Ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjanah Djohantini. “Kunci yang pertama, kita harus tau apa dan bagaimana isu tersebut, kedua ‘Aisyiyah harus mampu memberikan solusi terbaik. Dan terkahir, ‘Aisyiyah berani mendesakkan kepada pembuat kebijakan” Lanjutnya saat memberikan pengantar diskusi.

Dari diskusi yang berlangsung selama dua jam, peserta banyak menguak data-data dari pelaksanaan program Jampersal dan KB di lapangan. “Para tenaga kesehatan yang sering saya temui, banyak berharap agar Program Jampersal dihentikan.” Tutur Ani. Bentuk protes tersebut terlihat dari banyaknya tenaga kesehatan seperti bidan yang tau-tau merujuk ke Rumah Sakit. “Ini bukan tanpa sebab, tapi beberapa bidan sudah enggan berurusan, apalagi jika dana klaim turunnya lama.” Ucap bidan dari Kendal itu melanjutkan.

Tidak hanya persoalan Jampersal, pelaksanaan KB di masyarakat juga diakui menimbulkan kendala. Pelaksanaan KB tidak bisa dilepaskan dari program Jampersal. Harapannya, setelah mengikuti Jampersal, peserta diminta untuk ber-KB. “Penelitian kami di Kendal dan Klaten menunjukkan, jika memang betul peserta Jampersal ikut KB, namun setelah 40 hari, mereka akan melepas KB.” Ucap Khusnul Hidayah, dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan PP ‘Aisyiyah.

Diakhir diskusi, Mardiana Indraswati berjanji akan membawa temuan-temuan yang sudah dipaparkan tadi ke dalam rapat di Komisi IX. “Jika perlu, saya yang akan menjadi jembatan bagi ‘Aisyiyah untuk bertemu dan menyuarakan kepentingan umat kepada DPR.” Janji alumni Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta tersebut. [.]