Daging Ayam Yang Halal dan Thayyib II

23 Maret 2015 12:03 WIB | dibaca 837

Lebih spesifik, berikut tanda bahwa daging telah membusuk :

  1. Daging Nampak kusam dan berlendir.
  2. Daging berwarna kehijau-hijauan serupa warna isi usus.
  3. Daging menjadi tengik akibat penguraian lemak.
  4. Daging Nampak pucat dan kebiru-biruan.

 

 

Selain daging yang membusuk, kita juga harus waspada penjualan daging berformalin juga ayam yang sudah mati (tiren). Berikut cirri ayam berformalin :

 

  1. Berwarna putih mengkilat.
  2. Tekstur daging sangat kenyal.
  3. Permukaan kulit tegang dan kaku.
  4. Berbau khas formalin

 

Ciri-ciri daging tiren :

 

  1. Warna kulit karkas terdapat bercak-bercak darah pada bagian kepala, leher, punggung, sayap, dan dada
  2. Bagu agak anyir
  3. Konsistensi otot dada dan paha lembek
  4. Keadaan serabut otot berwarna kemerahan
  5. Keadaan pembuluh darah di daerah leher dan sayap penuh darah
  6. Warna hati merah kehitaman
  7. Bagian dalam karkas kemerahan

 

Jika kita sudah mengetahui informasi mengenai cara memilih daging yang sehat, selanjutnya yang penting bagi kita sebagai konsumen adalaha mengetahui cara penanganan daging di dalam rumah tangga :

 

  1. Segera mengolah daging yang baru dibeli atau langsung disimpan dalam refrigator atau freezer
  2. Jika hendak dibekukan, sebaiknya daging dipotong kecil-kecil dulu sesuai kebutuhan, lalu dimasukkan ke dalam kemasan/wadah tertutup yang bersih dan diberi catatan tanggal pembelian daging sebelum dimasukkan ke dalam freezer.
  3. Cucilah tangan sebelum dan setelah menangani, menyiapkan, mengolah, atau memasak daging. Jangan lupa menggunakan pakaian yang bersih atau apron (celemek).
  4. Jika terluka saat mengolah, segera tutuplah lka dengan plester kedap air untuk menghindari penyebaran bakteri.
  5. Hindari bersin dan batuk di depan daging.
  6. Tempat pengolahan/dapur diusahakan bebas serangga.
  7. Gunakan peralatan yang bersih dan cucilah peralatan dengan sabun setelah digunakan.

 

Demikian beberapa pemaparan agar kita tetap mengkonsumsi produk sehat. Ingat, tubuh anggota keluarga yang sehat juga tergantung dari bahan makanan dan cara pengolahan makanan yang sehat.