Bumikan Dakwah Pencerahan Untuk Aktualisasi Risalah Pencerahan

03 April 2019 15:46 WIB | dibaca 890

YOGYAKARTA -- Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun yang jatuh pada 27 Rajab 1440 Hijriyah atau pada (03/04) bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Menurut Siti Zulaikha, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun ini merupakan momentum untuk kembali mengingat dan meneladani para tokoh pendiri dan pendahulu ‘Aisyiyah.  “Milad ini sebagai momentum untuk mengingat dan meneladani para tokoh pendiri dan pendahulu kita, untuk mengambil spirit penggerak ‘Aisyiyah yang memiliki semangat juang dan ghiroh yang sangat dalam untuk terus memajukan ‘Aisyiyah menuju cita-citanya di negara yang kita cintai,” ujar Zulaikha saat memberi sambutan.

Dalam sambutan acara Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun yang bertema “Aktualisasi Risalah Pencerahan untuk Dakwah Melintas Batas” tersebut, Zulaikha menyampaikan terimakasih kepada ribuan tamu undangan yang hadir karena kehadiran tamu undangan menjadi semangat tersendiri bagi PWA DIY selaku penyelenggara acara. “Kehadiran bapak-ibu sekalian tentu menjadi semangat bagi kami untuk terus melaksanakan, mengamalkan dan menjalankan program dan amal usaha dalam rangka dakwah amar ma’ruf nahi munkar dalam organisasi ‘Aisyiyah,” tuturnya.

Acara Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Among Rogo, Yogyakarta digelar untuk silaturrahim dalam rangka tasyakkur Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun. Di antaranya yang turut hadir dalam Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun tersebut yaitu Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini beserta jajarannya termasuk Prof. Siti Chamamah Soeratno, Muhammad Afnan Hadikusumo, Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, perwakilan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta,  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY yang diwakili Untung Cahyono, pengelola amal usaha dari Rumah Sakit PKU Bantul, Dr. Danang, Ikatan Guru TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) se-DIY, Hizbul Wathan (HW) Srandakan, serta pimpinan daerah, cabang dan ranting ‘Aisyiyah se-DIY. PP Muhammadiyah diwakili Agus Taufikurrahman turut hadir dan memberikan Ceramah Kebangsaan kepada para hadirin Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun.

Tema Milad ‘Aisyiyah ke-105 tahun dimaknai Zulaikha dengan ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah yang berketetapan hati untuk mengaktualisasikan risalah pencerahan dan dakwah rahmatan lil’alaamiin, menghadirkan dakwah yang melintas batas menembus sekat atau tembok agama, suku, ras, dan negara bangsa dan menyebarluaskan kebaikan dan keutamaan bagi kemanusiaan melalui program kegiataan ‘Aisyiyah.

Berkaitan dengan hal itu, Zulaikha berharap seluruh pimpinan ‘Aisyiyah di berbagai tingkatan terus membumikan dakwah pencerahan sebagai aktualisasi risalah pencerahan untuk dakwah melintas batas. “Kami berharap kepada seluruh pimpinan ‘Aisyiyah di semua tingkatan untuk mengambil langkah strategis, menggerakkan seluruh potensi dan sumber daya insani, baik pimpinan, kader, anggota ‘Aisyiyah serta Amal Usaha ‘Aisyiyah untuk mengambil peran aktif  untuk dakwah pencerahan sebagai aktualisasi risalah pencerahan untuk dakwah ‘Aisyiyah melintas batas,” pungkas Zulaikha.

Dalam kesempatan yang sama, PWM DIY diwakili oleh Untung Cahyono turut memberikan sambutan dan memberikan ucapan milad kepada ‘Aisyiyah. Untung menyampaikan isi Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah (PHIWM) bagian ‘Kehidupan Berbangsa dan Bernegara’. Menurut Untung, Warga Muhammadiyah perlu mengambil bagian dan tidak boleh apatis dalam kehidupan berpolitik. Melalui berbagai saluran secara positif sebagai wujud bermuamalah dalam bidang kehidupan yang lain, dengan prinsip-prinsip dan etika akhlak Islam sebaik-baiknya dengan tujuan membangun masyarakat Islam yang sebenar-benanrnya.

Sementara, pesan Untung kepada seluruh warga ‘Aisyiyah yang hadir untuk berperan aktif dan bersemangat dalam mengaktualisasikan risalah pencerahan untuk dakwah melintas batas. “Tanpa semangat yang dimiliki maka aktulisasi risalah pencerahan untuk dakwah melintas batas tentu tidak akan terlaksana. Semoga bapak ibu Muhammadiyah betul-betul bertanggungjawab terhadap terlaksananya pemilihan umum mendatang,” ucapnya.

Di akhir, Untung memberikan ucapan selamat milad kepada ‘Aisyiyah. “Selamat milad ke-105, semoga ‘Aisyiyah selalu sukses dalam mengemban amanah untuk membangun bangsa dan memperbaiki kehidupan bangsa seluruhnya,” tutup Untung. (AAM)