Bekerjasama dengan Dinkes dan DPRD, ‘Aisyiyah Menggagas Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim

07 November 2016 11:01 WIB | dibaca 1229

 

Dalam rangka meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan di Demak pada 17 Oktober 2016 'Aisyiyah Demak bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan DPRD Demak mengadakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam asetat) Bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kabupaten Demak Angkatan I.

Pembukaan pelatihan tersebut dilakukan oleh Kepala BPTPK Provinsi Jawa Tengah, Taufik Kurrachman, SKM,M.Kes, dan dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Demak, dr. Joko Sarwono, Kasie P2 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Akhmad Saifudin, SKM,DAP&E, POGI Kab. Demak, dr. Gunawan, SPOG dan dr. Hanafi, SPOG. Pembukaan Pelatihan juga dihadiri oleh Tim Penggerak PKK Kab. Demak Ibu Suntari M.Natsir dan PD Aisyiah Kab. Demak, Ibu Hamdanah, MSi. 

Pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan yang ada di Demak dengan memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatannya sehingga memiliki kemampuan dalam hal deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim.

Peningkatan kemampuan bagi tenaga kesehatan di Demak akan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim diakui oleh Dra. Sri Suryaningsih dari Perwakilan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Demak sangat diperlukan karena sebelumnya dari 37 puskesmas yang ada di kabupaten Demak hanya ada 2 orang bidan yang bersertifikat IVA.                       

Atas dasar hal tersebutlah kemudian 'Aisyiyah melakukan advokasi kepada Dinas Kesehatan Demak dan DPRD Demak untuk bisa meningkatkan kemampuan para tenaga kesehatan di Demak. Disampaikan oleh Dra.Sri Suryaningsih bahwa sebelumnya pada tahun 2015, 'Aisyiyah dalam program MAMPU sudah pernah mengadakan pelatihan serupa. "Pada pelatihan tahun 2015 pelatihan diikuti 40 bidan dari semua puskesmas serta 35 bidan dan 5 bidan dari klinik Muhammadiyah" ujar Suryaningsih.

  

"Alhamdulillah untuk tahun 2016 ini pelatihan dibiayai oleh Dinkes dengan melatih sebanyak 40 orang (20 dokter dan 20 bidan) yang  terbagi dalam dua angkatan" tambah Suryaningsih. Disampaikan pula narasumber pelatihan ini adalah Tim Pelatih IVA Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, IDI Cabang Demak, Tim Pelatih IVA Kabupaten Demak serta Inspektorat Kabupaten Demak.


  

Menurut Suryaningsih, bagi 'Aisyiyah, terlaksananya program ini tentu sangat membanggakan karena apa yang diadvokasikan dapat terlaksana dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik dan merata. Selanjutnya untuk mensukseskan program IVA, setelah pelatihan ini akan ditindaklanjuti dengan pengadaan alat krioterapi pada tahun 2017, sistem pelaporan online dan meningkatkan target pemeriksaan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim dengan metode IVA. (SPU)