Bangun Kesadaran Pentingnya Kespro, PDA Sambas Launching GISI

14 November 2016 14:06 WIB | dibaca 1001

Minggu (30/10) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sambas menggelar Pink Blue Day sebagai peringatan kepedulian akan kanker payudara dan kanker serviks. Dihadiri oleh Ketua PD ‘Aisyiyah Sambas, ketua PD Muhammadiyah, Camat Sajad, Camat Sejangkung, perwakilan Kapolres dan ketua Lazismu Sambas, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader ‘Aisyiyah dan anggota BSA kegiatan ini merupakan salah satu program MAMPU-‘Aisyiyah yang peduli pada problem kesehatan reproduksi ibu dan perempuan Indonesia.

Pada acara Pink Blue Day tersebut PD ‘Aisyiyah Sambas juga sekaligus melakukan launching GISI atau Gerakan Infaq Sayang Ibu bekerjasama dengan Lazismu Sambas. Melalui Gerakan Infaq Sayang Ibu ‘Aisyiyah ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Zakat, Infaq, Shodaqoh (ZIS) yang mereka keluarkan untuk disalurkan guna membantu mengatasi problem kesehatan reproduksi perempuan seperti untuk melakukan pemeriksaan dini juga pengobatan kanker serviks dan kanker payudara, isu layanan KB dan sebagainya.

Disampaikan oleh Sri Punti Iryani selaku ketua PDA Sambas program ini adalah bentuk kontribusi kepedulian ‘Aisyiyah akan kesehatan masyarakat. “Ini merupakan cara ‘Aisyiyah berkontribusi membantu pemerintah menyiapkan keperluan beberapa layanan kesehatan, karena ‘Aisyiyah menyadari bahwa kanker payudara dan kanker serviks merupakan penyebab terbanyak pertama dan kedua kematian perempuan” ujar Sri Punti.

Menurut  Nurfauzah selaku Tim MAMPU-‘Aisyiyah isu kesehatan reproduksi memang masih belum banyak diberi perhatian khusus. “Masalah kanker payudara dan kanker serviks masih pada level kurang sosialisasi ke akar rumput atau masyarakat desa, maka besar harapan ‘Aisyiyah pencanangan GISI akan lebih mendorong dan membangun kesadaran serta kepedulian masyarakat secara luas dan serius sungguh-sungguh bukan sekedar seremonial belaka namun menghimpun dan menggalang kekuatan masyarakat dalam upaya pencegahannya” tandas Nurfauzah.

  

Ditambahkan oleh Nurfauzah bahwa kegiatan ‘Aisyiyah untuk membangun kesadaran reproduksi masyarakat Sambas benar-benar berlangsung dari desa ke desa. “Untuk kegiatan Pink Blue Day ini sejak tanggal 21 sampai 30 Oktober sudah dilaksanakan di Desa Jirak, Desa Lumbang, Desa Kartu, Desa Setalik, Desa Penakalan dan Desa Tengguli” ujar Nurfauzah. Beragam kegiatan terutama pengenalan akan kanker serviks dan kanker payudara disampaikan pada masyarakat. “Sambil mengenalkan Pink Blue Day kami juga melakukan penandatanganan komitmen bersama mendukung GISI sera kepedulian akan kanker payudara dan kanker serviks yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat juga tokoh PKK” lanjut Nurfauzah.

Serangkaian acara dilakukan pada puncak acara Pink Blue Day PDA Sambas yakni penandatanganan MoU GISI dengan Lazismu yang diwakili oleh Ketua Lazismu Sambas, Aspan Iskandar; pemotongan pita peresmian Pink Blue day; pembagian piala lomba mars ‘Aisyiyah serta penggalangan infaq secara spontan pada saat acara berlangsung untuk donasi GISI. (SPU)