'Aisyiyah Sragen Menjawab Masalah persoalan Ekonomi dengan Buka Sekolah Wirausaha 'Aisyiyah

05 Juli 2018 13:48 WIB | dibaca 159

Dapat hidup mandiri dan produktif menjadi tantangan bagi setiap  orang dalam kehidupan ekonomi yang penuh dengan persaingan.  Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Sragen menjawab permasalahan tersebut dengan membuka Sekolah wirausaha 'Aisyiyah (SWA). Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Majelis Ekonomi dan Ketenaga Kerjaan (MEK) Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Trias Setyowati.
 
Pimpinan Daerah Sragen Launching SWA di SMP Muhammadiyah 1 sragen dengan peserta sejumlah 36 orang dari utusan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah se-Kabupaten Sragen juga dari kader muda Nasyiatul 'Aisyiyah. Dalam kesempatan tersebut juga akan di adakan pelatihan yang berlangsung selama 7 hari. (2/7)
 
Latifah Iskandar, ketua Pimpinan pusat 'Aisyiyah dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kemandirian dan jihad Ekonomi sehingga para peserta dapat merdeka dari "penjajahan" ekonomi dimana segala sesuatu yang dipakai dari bangun tidur sampai tidur lagi adalah produk asing.
 
"SWA ini merupakan hal yang bagus, dan dengan bekerja sama dengan Universitas tentu akan membuka peluangnya peningkatan ekonomi akan semakin memungkinkan. maka dari itu diharapkan kerjasama antara perguruan tinggi dan 'Aisyiyah agar tumbuh banyak wirausaha baru dari lulusan SWA yang tangguh dan bisnisnya berkelanjutan," ungkapn Kun Harismah, elaku Direktur LPPM Universitas Muhammadiyah Surakarta.
 
Dalam penyelenggaraan SWA  ini Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Sragen menjalin kerjasama dengan LPPM UM Surakarta sehingga sebagian instruktur berasal dari kedua belah pihak. 
 
Dalam pelatihan tersebut akan diberikan Materi mulai dari membangun motivasi usaha, merencanakan usaha, produksi, pemasaran, ke-'Aisyiyahan hingga pengembangan usaha. Peserta belajar akan mengikuti SWA setiap Hari dari pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang selama 7 hari. 
 
"Semoga langkah SWA ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan Ekonomi Masyarakat," ungkap Trias. [Karima]