'Aisyiyah Pangkep Sambut Baik Ajakan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan DPPPA

05 April 2017 09:27 WIB | dibaca 708

 

 

Sabtu (25/3)'Aisyiyah Pangkep menghadiri Sosialisasi tentang Pengarusutamaan Gender (PUG)  DPP & PA (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Menuju Kabupaten Kota Layak Anak dan Penyusunan PERDA PUG. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas PP dan PA Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Pangkep

Disampaikan oleh Nhany Rahman selaku koordinator program Maju Perempuan Indonesia Untuk Penanggulangan Kemiskinan (MAMPU) 'Aisyiyah Pangkep yang turut hadir dalam acara tersebut ada hal menarik yang disampaikan oleh ketua DPP & PA yang menginginkan partisipasi aktif dari organisasi perempuan dan LSM dalam isu pemberdayaan perempuan.

Ketua DPP dan PA mengingatkan DPPPA Kabupaten untuk menggandeng seluruh LSM dan Ormas perempuan seperti 'Aisyiyah dan LSM diberikan "hak" memprotes kepala dinas jika tidak dilibatkan dalam persoalan atau isu pemberdayaan perempuan. Selain itu ketua DPPPA mengingatkan bahwa dari dana UU Desa sudah ada alokasi untuk pemberdayaan perempuan jadi semua pihak seperti kepala desa diharapkan untuk memberikan dukungan bagi program yang terkait dengan pemberdayaan perempuan.

Menanggapi hal tersebut Nhany menyambut positif dan berharap kedepannya DPP & PA bisa benar-benar bisa bekerjasama dengan ormas atau NGO dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam merumuskan program serta implementasi PUG. “Saya juga berharap BAPPEDA selaku leading sektor dapat memberikan dukungannya untuk PUG ini bersama BPMPD dalam mengalokasikan dana desa untuk program pemberdayaan perempuan,” lanjut Nhany.

Satu hal yang paling ditekankan oleh ‘Aisyiyah adalah agar nantinya program yang dibuat harus disusun dengan berbasis data atau kebutuhan kaum perempuan sehingga program bisa tepat sasaran. “Program yang terkait dengan PUG harus di susun dan dijalankan berdasarkan data yang akurat, maka penting untuk bekerjasama dengan para pihak salah satunya dengan ormas dan NGO,” tambah Nhany.

DPP & PA merupakan dinas baru di Pangkep yang sebelumnya tergabung dalam BPPKB. Diharapkan sekarang DPP & PA bisa lebih fokus menangani persoalan perempuan dan anak yang ada di Pangkep dan dengan data yang jelas serta keterbukaan mengenai anggaran bisa menjangkau program sampai di desa melalui anggaran dana desa. “Satu lagi yang kami harapkan agar nantinya pemanfaatan anggaran dana desa tidak hanya berfokus untuk pembangunan fisik tetapi memberi porsi lebih untuk peningkatan kualitas anak dan pemberdayaan perempuan,” pungkas Nhany. (Suri)