'Aisyiyah Mendukung Politik Kebangsaan

06 Juni 2014 09:54 WIB | dibaca 836

‘Aisyiyah/Mida

 

Meskipun ‘Aisyiyah tidak berafiliasi pada partai politik manapun menjelang pemilihan presiden, ‘Aisyiyah tetap mendukung politik kebangsaan yang mengutamakan pendidikan politik berbasis moral. Hal tersebut disampaikan oleh Siti Noordjannah dalam sambutannya pada pembukaan Sidang Tanwir ‘Aisyiyah II di Gedung Batari, Solo (06/06).

Selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini menegaskan bahwa kadernya harus pandai menempatkan diri sebagai organisasi dakwah kemasyarakatan yang tidak terlibat dalam politik praktis. Pendapat tersebut senada dengan Din Syamsudin yang  menegaskan kembali bahwa sebagai persyarikatan, Muhammadiyah-‘Aisyiyah tidak condong pada partai apapun maupun salah satu calon presiden dalam pemilu presiden yang akan dihelat Juli mendatang.

Sebagai organisasi yang telah berusia 100 tahun, ‘Aisyiyah kini tetap fokus pada usaha pembangunan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan sosial melalui gerakan pemberdayaan. Menurut Siti Noordjannah, hal tersebut menjadi bukti ‘Aisyiyah mendukung politik kebangsaan yang membangun. Lebih lanjut, Siti Noordjanah menghimbau warga ‘Aisyiyah tidak bersikap apatis dan pasif. Hak pilih harus tetap digunakan secara cerdas, bijaksana, dan rasional dengan mengacu pada hati sanubari.