‘Aisyiyah MAMPU Tingkatkan Kesadaran Kespro Penggiat Media Sosial

13 Februari 2018 06:38 WIB | dibaca 329



“Fakta-fakta miris atas tingkat kesehatan reproduksi di Indonesia masih sangat tinggi tetapi sayangnya hal tersebut masih menjadi isu terpinggirkan bukan hanya oleh masyarakat tetapi juga media mainstream di Indonesia,” hal tersebut disampaikan oleh Tri Hastuti Nur Rochimah selaku koordinator MAMPU ‘Aisyiyah pada hari pertama Pelatihan Media Sosial dengan tema “Pengarusutamaan Isu-isu Perempuan dan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Sosial.”

Minimnya informasi yang benar dan masif mengenai kesehatan reproduksi membuat Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersama program MAMPU yang mempunyai fokus kerja salah satunya di bidang kesehatan reproduksi merasa perlu untuk menguatkan pemahaman atas pentingnya isu kesehatan reproduksi kepada penggiat media ‘Aisyiyah-Muhammadiyah. “Pelatihan ini merupakan mimpi besar persyarikatan di tengah perkembangan sosial media yang besar, melalui pelatihan ini ‘Aisyiyah ingin mengumpulkan semua elemen media di Muhammadiyah agar bisa terus mensiarkan dakwah melalui media sosial terutama yang terkait kesehatan reproduksi yang juuga merupakan bagian dari implementasi Islam berkemajuan,” ujar Tri pada saat pembukaan pelatihan.


Pelatihan yang digelar atas kerjasama ‘Aisyiyah dengan MAMPU ini mengundang 20 peserta dan mengundang fasilitator dari InVow (Indonesian Voice of Women) yang merupakan komunitas literasi media digital. Pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari ini tidak hanya meingkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi tetapi juga  meningkatkan kapasitas pemahaman tentang jenis-jenis media kampanye online melalui media sosial, ciri khas masing-masing media sosial tersebut sesuai dengan kegunaannya,  strategi kampanye melalui media sosial, serta keterampilan membuat materi kampanye di media sosial.   

Tidak hanya pemahaman akan materi, pelatihan ini juga akan memberikan praktik langsung mengenai foto jurnalistik, info grafis dan video grafis. Digelar juga sesi sharing knowledge dengan Reutgers yang membuat kampanye kesehatan reproduksi remaja yakni SobatAsk.net dan pengelola aplikasi GoDok yang fokus mengenai isu-isu kesehatan di masyarakat. (Suri)