'Aisyiyah IPAS Dorong Layanan APK di Klinik AMC

26 Juni 2019 08:58 WIB | dibaca 411

 
Klinik AMC (Asri Medical Center) yang merupakan klinik yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menerima kunjungan dari Direktur Afiliasi IPAS Global pada Senin (24/6). Kunjungan ini adalah merupakan bagian dari kerjasama yang sudah terjalin antara Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yang menggandeng AMC dengan IPAS (Inisiatif Perubahan Akses menuju Sehat) Indonesia dalam program Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Reproduksi.
 
IPAS Indonesia berdiri sejak tahun 2017 dan mengembangkan kemitraan yang erat dengan Kementerian Kesehatan dan meningkatkan kemampuan sistem kesehatan untuk memberikan asuhan paska keguguran dan layanan kontrasepsi serta untuk memastikan bahwa perempuan dan remaja dapat mengakses layanan ini sesuai kebutuhan. Kerjasama antara IPAS dengan ‘Aisyiyah sendiri disampaikan oleh Marcia sudah terjalin selama satu tahun dengan komitmen  yang kuat untuk menyediakan layanan yang berkualitas bagi kesehatan reproduksi perempuan dan remaja perempuan.
 
Turut hadir dalam kunjungan ini adalah 6 Country Director IPAS Asia dari Bangladesh, Pakistan, Nepal, Myanmar, India, dan Indonesia. Marcia Soumokil yang merupakan Country Director IPAS Indonesia menyampaikan bahwa dalam kunjungan ini bertujuan sebagai sarana untuk saling mendiskusikan mengenai Asuhan Paska Keguguran (APK) yang sudah dilakukan di AMC setelah adanya kerjasama dengan IPAS Indonesia. Menurut Marcia bersamaan dengan adanya leadership meeting untuk country director IPAS dilakukan juga kunjungan ke pelaksana layanan untuk melihat layanan APK yang dilakukan. “AMC dipilih untuk dikunjungi karena selain layanan faith based, tapi juga merupakan layanan yang sudah total convert ke AVM dalam pelaksanaan APK.”
 
Direktur AMC, dr.Nurfifi Arliani menyambut baik kedatangan tamu dari Country Director IPAS Asia ini dan ia sangat mendukung kegiatan Program IPAS yang dilaksanakan di AMC. “Suatu kehormatan bagi klinik AMC untuk bisa bekerjasama dengan ‘Aisyiyah dan IPAS dalam melaksanakan program peningkatan akses layanan kesehatan reproduksi ini dan AMC sendiri sedang tahap pengembangan menjadi rumah sakit sehingga program ini akan sangat bermanfaat,” ujar Nurfifi.
 
Tri Hastuti Nur yang merupakan Sekretaris Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah sekaligus penanggung jawab kerjasama IPAS-‘Aisyiyah ini menyampaikan bahwa dalam kerjasama ini ‘Aisyiyah bergerak di level komunitas untuk melakukan edukasi kepada para perempuan dan remaja putri sehingga lebih menyadari mengenai kesehatan reproduksi. “Selain bergerak di level komunitas, kami juga menggandeng layanan kesehatan milik ‘Aisyiyah maupun Muhammadiyah untuk bisa memberikan layanan yang mudah diakses serta memperhatikan kesehatan serta kebutuhan para perempuan.” 
  
 
Salah satu layanan yang sedang di kembangkan di fasilitas-fasilitas kesehatan tersebut menurut Tri adalah Asuhan Paska Keguguran (APK) dengan metode AVM (Aspirasi Vakum Manual). “AMC ini menjadi satu-satunya klinik layanan privat di Yogyakarta yang sudah memberikan layanan APK dengan metode AVM, ini patut menjadi kebanggan tersendiri,” ungkapnya. Tri menambahkan bahwa selain di Kota Yogyakarta, kerjasama antara IPAS dengan ‘Aisyiyah ini juga berlangsung di dua kota lainnya yakni Klaten dan Ponorogo.
 
Sementara itu, dr.Alfun Dhiya An yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan layanan kesehatan terkait kerjasama IPAS-‘Aisyiyah ini menyampaikan bahwa keterlibatan AMC dalam kerjasama ini sudah berlangsung selama enam bulan. Dalam masa enam bulan tersebut ia menyampaikan sudah ada sekitar 11 pasien  yang mendapatkan layanan APK menggunakan metode AVM. “Dari keseluruhan pasien tidak diketemukan keluhan atas layanan yang diberikan, pasien sedikit mengalami sakit, sedikit pendarahan, dan nyaman dengan tindakan yang dilakukan.” Respon positif dari pasien ini menurut dr.Alfun Dhyia An menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan layanan APK menggunakan metode AVM di AMC dan AMC. 
 
Selepas kegiatan diskusi peserta kemudian melakukan kunjungan ke klinik kesehatan reproduksi dengan didampingi oleh dr. Mita Wulansari selaku koordinator program IPAS di klinik AMC. (Suri)