‘Aisyiyah bersama UNISA Jalin Kerjasama dengan Tiga Universitas Ternama di Australia

05 Maret 2019 10:46 WIB | dibaca 205

Dalam kunjungan kerja di Australia pekan lalu, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melakukan kunjungan ke beberapa universitas ternama yang ada di Australia yakni La Trobe University, University of Canberra, Australian National University (ANU). Disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk menjajaki kerjasama yang bisa terjalin antara universitas yang ada di Australia dengan Universitas ‘Aisyiyah.

Kunjungan pertama kali dilakukan ke La Trobe University pada Senin (25/2) yang memiliki prodi dan jurusan keperawatan tertua di Australia. “Ilmu Kesehatan merupakan unggulan dari La Trobe, ini hal yang istimewa karena UNISA juga memiliki keunggulan dalam hal ilmu kesehatan,” papar Noordjannah.

Hal yang menjadi penekanan dalam kunjungan ini adalah kerjasama dalam penelitian mengenai perempuan yang menjadi fokus gerakan dakwah ‘Aisyiyah. La Trobe neniliki beberapa diskusi, kajian dan fokus penelitian terkait dengan kajian women health, violence against women, juga beberapa agenda lain terkait gender. Bahkan La Trobe juga sudah memiliki pusat studi gender. Hal tersebut menurut Noordjannah sangat sesuai dengan fokus kajian tentang keperempuanan di UNISA.

Dalam kerjasama ini UNISA akan terlibat dalam kegiatan penelitian di di pusat study Violence Against Women yang akan diwakili dan dikoordinatori oleh Dr.Tri Hastuti (Dekan FEISHUM) dengan Dr. Kerstin dari Faculty of Business sebagai kepada pusat study Violence against Women La Trobe University.

  

Kemudian, pada Kamis (28/2) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melakukan kunjungan kerja ke University of Canberra (UC). Bertempat di Council Meeting Building 1 rombongan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah diterima oleh Director of International Office, Frank Guo dan tiga dekan dari fakultas Ilmu Kesehatan UC. Salah satu kerjasama yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah Colombo Plan Program yang merupakan kegiatan dimana mahasiswa dari UC akan mengikuti short course, training, atau program di UNISA. Kegiatan ini akan dilaksanakan periode tahun 2019/2020.

Unisa juga menjalin kerjasama IPP Project 2020 dengan UC sehingga memungkinkan bagi mahasiswa S2 untuk mengambil IPP project di Australia. Selain itu dilakukan pembicaraan juga terkait kemungkinan beasiswa untuk program master dan doctor untuk dosen UNISA di Canberra.

Pada Jumat (1/3) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yang melakukan kunjungan kerja ke Australian National University (ANU) diterima oleh Director of International Strategy Mr. Anthony dan Mr. Jonatan. Pada pertemuan ini dilakukan beberapa agenda seperti overview dua universitas dan diskusi terkait hal-hal yang memungkinkan untuk dilaksanakan oleh UNISA dan ANU dalam waktu dekat dan melihat fasilitas di ANU.

  
 

Pada diskusi ini dirumuskan sebuah kesepakatan untuk kerjasama dalam penelitian tentang keperempuanan. “ANU sudah menjalin kerjasama dengan DFAT sama halnya dengan UNISA. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan dapat mengembangkan kualitas penelitian di UNISA,” ujar Noordjannah.

Beberapa universitas menurut Noordjannah juga dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke UNISA melakukan visiting professor dan memberikan kuliah umum. Ia berharap kerjasama yang terjalin antara UNISA dengan beberapa universitas yang ada di Australia ini bisa semakin meningkatkan kualitas pendidikan di UNISA. (Suri)