'Aisyiyah Berperan Dalam Pengembangan Produk Lokal

20 Oktober 2012 18:06 WIB | dibaca 886

 

Kebijakan dan Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Produk Lokal dan Peningkatan Kesadaran Konsumen, menjadi tema yang diangkat dalam Sidang Pleno III Tanwir 'Aisyiyah yang diisi oleh Gita Wirjawan pada Jum’at (19/10). Sebagai Menteri Perdagangan, Gita banyak menyinggung mengenai potensi daerah yang ada di Indonesia baik Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, “Indonesia memiliki potensi SDA dan SDM yang besar sehingga potensi kemampuan berwirausaha juga sangat besar apabila digali. Usaha itu bisa dimunculkan tetapi harus ada komunikasi dua arah antara produsen dan organisasi.”

Meskipun memiliki kemapanan dari segi sumber daya, diakui Gita masih banyak sisi yang harus dibenahi salah satunya adalah bagaimana memaksimalkan eksistensi organisasi swasta seperti 'Asiyiyah untuk membantu mengembangkan potensi sumber daya dan kesadaran konsumen.

'Aisyiyah memiliki jaringan yang luas dan tersebar merata di Indonesia. Ini menyebabkan 'Aisyiyah mampu menjangkau tingkatan masyarakat hingga ke banyak daerah di provinsi di Indonesia. “Konsumen harus cerdas, produsen harus bertanggungjawab, dan produk yang dihasilkan harus berkualitas untuk memasarkan dan mensosialisasikan mungkin bisa bekerjasama dengan ‘Aisyiyah untuk membantu memberikan penyuluhan kepada masyarakat luas”, tambahnya. Gita juga menjelaskan menurunnya perekonomian kawasan Eropa harus dijadikan momentum untuk mengembangkan dan membuat produk lokal sebaik-baiknya. Aisyiyah sendiri ikut andil dalam mengembangkan perekonomian melalui Ikatan Pengusaha ‘Aisyiyah (IPAS). Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini yang hadir sebagai moderator.