Aceh Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola 'Aisyiyah

14 September 2017 22:45 WIB | dibaca 89

Menyemarakkan milad 100 tahun 'Aisyiyah disadari oleh Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Aceh, sarat tantangan sehingga dirasakan perlu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengoptimalkan gerakan di grassroot, maka selama dua hari diadakan Pelatihan Kepemimpinan TOT Mubalighat, dan TOT Baitul Arqom, yang diikuti dari delapan daerah, bertempat di Gedung Universitas Muhammadiyah Aceh.

" 'Aisyiyah sebagai gerakan Perempuan Berkemajuan harus memahami dan cepat tanggap terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat," tutur Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Shoimah Kastolani dalam pelatihan kepemimpinan yang diisi selain oleh Pimpinan Pusat, juga sejumlah tokoh Muhammadiyah diantaranya : Aslam Nur, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, Aliyasa Abu Bakar, Muharir Asy'ari, Rektor UM Aceh dll. Guna mengembangkan dakwahj pencerahan di era global diperlukan mubalighat handal yang berwawasan luas, dan memiliki berbagai model pengajian yang sesuai dengan sasaran serta strategi pendekatan yang tepat, itulah yang dikembangkan dalam TOT Mubalighat. Kedepan 'Aisyiyah juga harus dikembangkan oleh kader-lader yang memiliki militansi dan komitmen berkhidmad dalam persyarikatan, sehingga TOT Baitul Arqam diberikan penguatan ideologi. Serangkaian kegiatan milad telah dilakukan selama tiga bulan termasuk membuat film dokumenter "Simulasi Penanggulangan Bencana".

Sebagai puncak acara diasakan resepsi Milad 'Aisyiyah dengan memeriahkan pagelaran kesenian dari anak didik persyarikatan, meliputi seni tari, seni komunikasi dan seni suara. Muharir Ay'ari mengingatkan jihad amali, sedang Shoimah memotivasi pentingnya mengembangkan keilmuan sebagai strategi mencapai visi di abad kedua