1 ABAD TK ABA Kauman Cerdaskan Anak Bangsa

20 Januari 2020 15:13 WIB | dibaca 103

YOGYAKARTA – Berangkat dari keprihatinan Nyai Ahmad Dahlan terhadap pendidikan bagi anak-anak buruh batik yang terabaikan dan digerakkan oleh Siti Umniyah, gadis Kauman yang menggerakkan Siswa Praja Wanita, berdirilah Frobel School Kindergarten 'Aisyiyah yang menempati Dalem Pengulon. Hal tersebut diceritakan Widiyastuti, Anggota Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah pada Ahad (20/1) saat menghadiri Resepsi Milad 1 Abad TK ABA Kauman.

“Inilah pendidikan bagi anak-anak khususnya pribumi dan anak buruh batik yang diselenggarakan di negeri ini. Maka tak salah jika gelar pelopor pendidikan usia dini disematkan kepada Nyai Ahmad Dahlan. Dalam usianya ke 100 tahun TK ABA Kauman semakin mengokohkan posisinya sebagai lembaga pendidikan usia dini pencetak generasi qur'ani berkemajuan,” ungkap Wiwied, sapaan akrabnya.

Dilanjutkannya, saat ini TK ABA Kauman juga memiliki pendidikan pra TK atau kelompok bermain. Sementara itu, dalam memperingati miladnya ke satu abad ini serangkaian kegiatan dilaksanakan oleh TK ABA Kauman seperti lomba-lomba, jalan sehat dan temu alumni.

Jalan Sehat dilepas oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Drs. Heroe Purwadi, dan dihadiri oleh para tokoh dan alumni TK ABA Kauman seperti  Budi Setiawan, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah, Azman Latief, Siti Hadiroh, cicit Ahmad Dahlan dan alumni TK ABA Kauman di awal yang sekarang usianya sudah 93 tahun dan mengalami perpindahan dari Dalem Pengulon ke gedung TK saat ini, yaitu unadah juga masih banyak tokoh lainnya.

“Dalam kesempatan ini juga diresmikan Mini Museum TK ABA Kauman. Beberapa peninggalan penting ada disini termasuk meja kursi yang biasa digunakan untuk Pengajian Malam Selasa yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengajian ini merupakan pengajian legendaris yang sering dihadiri oleh Pangsar Sudirman, Pak AR Fachruddin dan tokoh Muhammadiyah,” papar Wiwied.

Wiwied juga mengungkapkan nilai positif dari milad dan temu alumni salah satunya adalah menunjukkan proses kaderisasi yang berhasil apalagi kebanyakan orang tua yang dahulu bersekolah di TK ABA Kauman juga menyekolahkan anaknya atau cucunya di sekolah ini. Kedepannya diharapkan TK ABA Kauman semakin berkembang dan tidak terjebak dalam kebesaran sejarahnya.

Sumber: muhammadiyah.or.id