Utusan ‘Aisyiyah Terlibat dalam Penyusunan Fiqih Perlindungan Anak

06 Februari 2016 17:05 WIB | dibaca 1108

Ilustrasi

 

Yogyakarta- Alimatul Qibtiyah, Anggota Majelis Tarjih Muhammadiyah sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan PP ‘Aisyiyah mengatakan bahwa ‘Aisyiyah akan terlibat kerjasama dalam penyusunan Fiqih Perlindungan Anak. Hal itu disampaikan Alim usai mengikuti Rapat Kerja Tingkat Pusat Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah di Surabaya 29-31 Januari 2016.

“Kita sejak awal sinergi dengan Gerakan Cinta Anak yang digagas ‘Aisyiyah mulai dari raker. Untuk penyusunan Fiqih Perlindungan Anak kerjasama Muhammadiyah-‘Aisyiyah di antaranya adalah ‘Aisyiyah mengirim utusan yang akan terlibat dalam penyusunan fiqih. ‘Aisyiyah juga akan dilibatkan dalam proses diskusi di Majelis Tarjih,” Ujar Alim.

Rencananya Fiqih Perlindungan Anak akan diproses selama tahun 2016 dengan target siap dimunaskan di tahun 2017. Menurut Alim, ini bentuk sambutan positif Muhammadiyah dan sikap responsip pada fenomena kekerasan yang dialami anak. “Karena selama ini ada banyak sekali masalah yang menimpa anak-anak di Indonesia,” tambah Alim.

Senada dengan Alim, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yunahar Ilyas mengatakan banyaknya kasus kekerasan pada anak yang dilakukan pihak-pihak terdekat mencerminkan perlindungan yang lemah. Menurut Yunahar, negara seperti Amerika telah lebih dulu dalam menciptakan sistem perlindungan pada anak secara total. (Mids)